
Program Pendidikan Untuk tahun 2025, Kemendikdasmen memprioritaskan beberapa program strategis, seperti penguatan pendidikan karakter, pemerataan akses pendidikan melalui wajib belajar 13 tahun, dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Kementerian juga berfokus pada pengembangan talenta unggul dan penyediaan layanan pendidikan yang merata bagi seluruh siswa di Indonesia, termasuk bantuan pendidikan bagi 18,59 juta siswa melalui Program Indonesia Pintar. Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa seluruh inisiatif yang telah dilaksanakan mencerminkan komitmen Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman. “Pendidikan adalah prioritas utama dalam membangun masa depan bangsa,” ujarnya.
Seluruh capaian ini menjadi landasan yang kokoh untuk melangkah ke tahun 2025 dengan semangat baru. Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus memperjuangkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak Indonesia.
Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemendikdasmen yang telah bekerja keras dalam menjalankan program-program pendidikan sepanjang tahun 2024. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan media yang telah menjadi jembatan komunikasi yang efektif serta membantu menyebarkan informasi kebijakan dan program kementerian kepada masyarakat luas.
“Yang kami sampaikan ini nanti adalah informasi untuk publik sebagai bagian dari akuntabilitas kerja yang telah kami lakukan. Serta bagian dari upaya kami untuk memberikan layanan pendidikan bermutu untuk semua dalam rangka membangun generasi Indonesia yang cerdas dan maju,” ungkap Menteri Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen.
Kurikulum Merdeka yang dicanangakan saat masa pemerintahan bapak jokowi kini diganti menjadi Kurikulum Deep Learning seiring usulan Menteri Pendidikan yang baru. Kurikulum Deep Learning adalah sistem pembelajaran yang didesain untuk menguatkan pemahaman siswa melalui pendekatan lebih dalam. Tujuannya adalah memberikan pengalaman belajar lebih bermakna sekaligus menyenangkan bagi siswa. Hal ini didukung oleh tiga pilar utama dalam Kurikulum Deep Learning, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull Learning.
Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menggagas perubahan Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum Deep Learning. Kurikulum Deep Learning adalah program pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan berpikir kritis, eksplorasi, dan partisipasi aktif. Metode deep learning dapat mengidentifikasi pola yang rumit dalam gambar, teks, suara, dan bentuk data lainnya sehingga menghasilkan wawasan dan prediksi akurat. Dengan begitu, kecerdasan buatan akan mengerjakan berbagai tugas secara otomatis tanpa membutuhkan bantuan kecerdasan manusia.
Kurikulum Deep Learning mengintegrasikan tiga elemen utama yang dikembangkan agar siswa dapat menguasai pengetahuan sekaligus mendapatkan pengalaman lebih bermakna.
1. Mindful Learning.
Mindful Learning memberikan kesempatan bagi siswa untuk aktif berdiskusi dan bereksperimen dengan memperhatikan kebutuhan serta potensi setiap individu.
Contohnya, guru diharapkan tidak hanya menyampaikan teori saat belajar sains, tetapi juga membantu siswa memahami peran tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
2. Meaningful Learning
Meaningful Learning mengajak siswa memahami alasan di balik setiap materi yang dipelajari.
Sebagai contoh, guru menjelaskan manfaat konsep matematika dalam pengelolaan keuangan atau logistik.
3. Joyful Learning
Joyful Learning berfokus pada kepuasan dari pemahaman mendalam, tidak hanya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Contohnya, guru mengadakan simulasi atau diskusi saat belajar sejarah agar siswa memahami konsepnya, bukan sekadar menghafal.
Jadi, kurikulum deep learning adalah program pembelajaran yang diatur untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui tiga aspek utama, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull Learning.




